Ambon – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Maluku mengajak seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota se-Maluku untuk mengimplementasikan secara konsisten delapan bidang fokus program LDII pada tahun 2026.
Ketua DPW LDII Maluku, Jamaludin Wabula, menegaskan bahwa delapan bidang fokus tersebut merupakan arah strategis organisasi dalam menjawab tantangan umat dan bangsa ke depan.
“Delapan bidang fokus LDII harus menjadi acuan utama seluruh DPD dalam menyusun dan melaksanakan program kerja di tahun 2026. Ini adalah komitmen LDII untuk terus berkontribusi nyata bagi umat, daerah, dan bangsa,” ujar Jamaludin Wabula.
Delapan bidang fokus LDII meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan. Seluruh bidang tersebut diharapkan dapat diimplementasikan sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah.

Sekretaris DPW LDII Maluku, Risman Laduheru, menambahkan bahwa pelaksanaan program harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
“Kami mendorong seluruh DPD kota dan kabupaten agar tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelas Risman Laduheru.
DPW LDII Maluku berharap melalui penguatan delapan bidang fokus tersebut, LDII di Maluku semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional religius dan berwawasan kebangsaan.



