Ambon, Maluku — Semangat menjaga lingkungan diwujudkan melalui aksi nyata. Bendahara dan anggota DPW LDII Provinsi Maluku bersama PAC LDII Waiheru berkolaborasi dengan mahasiswa dan dosen Universitas Pattimura (Unpatti) serta Komite Independen Regional Pemuda Maluku (KIRPM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penanaman pohon.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mengurangi risiko erosi tanah dan longsor.
Dalam aksi penghijauan tersebut, peserta menanam sejumlah tanaman produktif, seperti mangga, cengkeh, dan pala. Tanaman-tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis melalui penguatan struktur tanah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ketua Panitia, M. Iksan Taipabu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus wadah memperkuat kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemuda, dan perguruan tinggi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk masa depan. Kami berharap tanaman yang ditanam dapat dirawat bersama sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar M. Iksan Taipabu.

Ia menambahkan, pemilihan tanaman mangga, cengkeh, dan pala diharapkan dapat memberikan manfaat ganda. Selain membantu menjaga tanah dari erosi, tanaman tersebut juga dapat menghasilkan buah atau komoditas yang memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, keterlibatan mahasiswa dan dosen Universitas Pattimura menjadi bagian penting dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pelestarian lingkungan berbasis aksi nyata.
KIRPM juga turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemuda Maluku terhadap persoalan lingkungan. Semangat gotong royong lintas organisasi menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan.
Bendahara dan anggota DPW LDII Provinsi Maluku menyampaikan bahwa LDII terus mendorong kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam bidang ketahanan pangan dan lingkungan.
Melalui gerakan penghijauan ini, para peserta berharap tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan dirawat secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara organisasi masyarakat, pemuda, mahasiswa, dosen, dan masyarakat dapat melahirkan gerakan positif untuk menjaga lingkungan serta membangun kesadaran bersama dalam menghadapi ancaman erosi dan longsor.


