Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Maluku mengenang dan menghormati perjuangan Pahlawan Nasional asal Maluku, Martha Christina Tiahahu, yang gugur pada 2 Januari 1818, sebagai simbol keberanian, keteguhan iman, dan kecintaan tanpa batas kepada tanah air.
Ketua DPW LDII Maluku, Jamaludin Wabula, menyampaikan bahwa Martha Christina Tiahahu adalah teladan nyata tentang semangat juang generasi muda Maluku yang rela berkorban demi kemerdekaan dan kehormatan bangsa. “Di usia yang sangat muda, beliau telah menunjukkan keberanian luar biasa melawan penjajahan. Nilai ini harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi sekarang,” ujarnya, Kamis (2/1/2026).
Menurut Jamaludin, semangat perjuangan Martha Christina Tiahahu relevan hingga hari ini, terutama dalam menghadapi tantangan kebangsaan, moral, dan karakter generasi muda. “Perjuangan hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan akhlak mulia, persatuan, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sekretaris DPW LDII Maluku, Risman Laduheru, menambahkan bahwa peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk memperkuat rasa nasionalisme dan persatuan di Maluku. “LDII Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai kepahlawanan Martha Christina Tiahahu sebagai inspirasi dalam membangun Maluku yang damai, religius, dan berkemajuan,” katanya.
DPW LDII Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan keteladanan pahlawan nasional melalui pembinaan umat dan generasi muda, agar semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup sepanjang masa.



