Namlea – Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Buru resmi dibuka oleh Staf Ahli Pemerintah Daerah Kabupaten Buru, Latif Efendi, S.Sos, mewakili Bupati Buru. Kegiatan yang berlangsung di Namlea ini diikuti ratusan peserta yang merupakan pemuda dan pemudi LDII dari enam kabupaten/kota di Provinsi Maluku, yakni Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Buru.
Dalam sambutannya, mewakili Bupati Buru, Latif Efendi, S.Sos menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta atas terselenggaranya Perkemahan CAI Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa.
“Pemerintah Kabupaten Buru mendukung kegiatan pembinaan generasi muda seperti ini karena mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Buru, Gazam Fatsey, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Perkemahan Cinta Alam Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Buru. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buru, khususnya Bupati Buru yang diwakili oleh Staf Ahli Latif Efendi, S.Sos, beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Gazam menjelaskan bahwa Perkemahan CAI merupakan program pembinaan generasi muda LDII yang bertujuan mencetak generasi penerus yang profesional religius, berkarakter luhur, mandiri, serta memiliki semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
“Melalui perkemahan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan antargenerasi muda LDII dari berbagai daerah di Maluku,” katanya.
Selama pelaksanaan perkemahan, peserta mengikuti berbagai materi pembinaan, di antaranya Mencetak Generasi Bangsa yang Unggul dan Berdaya Saing, Wajibnya Menjaga Generus dari Kemaksiatan di Akhir Zaman, Mencetak Generus yang Sukses Dunia dan Akhirat, serta Meningkatkan Semangat Juang Muballigh-Muballighot. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan praktik kepemimpinan, ibadah bersama, olahraga, kerja bakti, serta berbagai aktivitas yang menumbuhkan kecintaan terhadap alam, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab.

Pembukaan Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) Tahun 2026 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh pendidikan. Di antaranya AKP Sumbas, S.Sos dari Polres Buru, I. Umasugi dari Kecamatan Namlea, Gunawan Efendi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buru, Erika Handayani dan Nuriasi dari SD Unggulan, Nahra, Cita Kiahay dari Kantor Camat Namlea, Dr. H. Catur Kusnanta, Rahmawati Djurullah selaku Kepala Desa Namlea, Jofyan M., Ibu Icna dari Wakatobi, H. Sahlan, Z. A. Latuconsina dari Namlea, serta Yeri I. Peta dari Desa Tanjung.
Kehadiran para tamu undangan tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) Tahun 2026. Diharapkan kegiatan ini mampu melahirkan generasi penerus yang unggul, berdaya saing, berakhlakul karimah, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dan Indonesia.


